Untuk kedua kalinya, saya menginjakkan kaki di Ho Chi Minch City, Vietnam setelah pertama kali ke kota ini sekitar sekitar 10 tahun lalu, tepatnya tahun 2016. Pada saat itu saya tidak bisa banyak pergi ke mana-mana karena kunjungan ke kota tersebut adalah dalam rangka kerjaan kantor alias business trip. Meeting dari pagi sampai sore selama full 3 hari, dan cuma punya sisa waktu malam hari di hari terakhir, jadi explornya seadanya dan nggak banyak karena waktu dan capek wkwk.
Fast forward masa kini, saya kembali datang bersama istri karena kebetulan dia juga belum pernah ke Vietnam dan pastinya super excited untuk mengunjungi berbagai tempat di Ho Chi Minh City-termasuk lokasi-lokasi yang saya belum pernah datangi.
Kami menggunakan maskapai Scoot Airlines, jadi sudah pasti transit dulu di Singapore dari jakarta selama beberapa jam. Keberangkatan dari Singapore di pagi hari sekitar jam 6 dan berkat window seat kami bisa celingukan keluar jendela melihat pemandangan saat sudah berada di atas langit Vietnam dan makin jelas saat akan mendarat.
Bandara internasional Tan Son Nhat merupakan satu-satunya bandara di Ho Chi Minh yang melayani rute internasional dan domestik. Airport ini melayani sekitar 40 juta penumpang pertahun yang membuatnya jadi bandara tersibuk di Vietnam, walaupun bandara ini sepertinya tidak terlalu besar.
Setelah keluar dari imigrasi, kami bergegas menuju area public transport dan menaiki Bus 109 (Express Bus) yang ukurannya seperti lebih kecil dari bus medium size. Bayar langsung di atas bus, biayanya hanya VND (vietnam Dong) 15.000 atau sekitar Rp 10.500. Oh iya, bus di sini selalu ada kernetnya yah yang akan menagih kita saat sudah naik ke atas bu, jadi gak perlu bayar ke sopir atau pake kartu-kartuan. Bus ini langsung membawa kami ke pusat kota Ho Chi Minh.
Kami menginap di area yang terkenal dengan sebutan Malaysian Street (Karena banyak restoran Malaysia Halal di situ), dekat sekali dengan Ben Than Market jadi suasana tempat wisatanya cukup kental dengan keramaian turis dan tempat berbelanja pernak-pernik maupun makanan khas Vietnam. Untuk yang baru pertama kali ke kota ini, menginapnya di area sini bisa jadi pilihan yang cukup ok karena kemudahan angkutan umum, banyaknya pilihan makanan/cemilan dan juga merupakan area wisata utama yang ramai. Pasar Ben Than ini berada di area District 1.




0 Comments